Pelantikan Pejabat Badan Perakitan Modernisasi Pertanian, Perkuat Sinergi Organisasi
Dalam upaya mengakselerasi kinerja dan transformasi birokrasi, Badan Perakitan Modernisasi Pertanian resmi melantik sejumlah Pejabat Administrator pada hari Jum'at, 13 Februari 2026 secara hybrid. Pelantikan yang berlangsung di Aula Ir. Sadikin Sumintawikarta, Bogor ini mencakup posisi strategis, di antaranya Kepala Bagian Tata Usaha (KTU), Ketua Tim Kerja (Katimker), serta Ketua Tim Program dan Evaluasi. Dalam hal ini BRMP Tanaman Pemanis dan Serat mengikuti secara daring yang didampingi langsung oleh Kepala Balai BRMP TAS Dr. Sri Suhesti, S.P., M.P. dan resmi melantik :
- Agnestiyan Putri Ilmawati S.E., M.M. sebagai Kepala Bagian Tata Usaha (KTU)
- Dr. Heri Prabowo, S.Si., M.Sc. sebagai Ketua Tim Kerja (Katimker)
- Dr. Tantri Dyah Ayu Anggraeni S.P., M.Sc. sebagai Ketua Tim Program dan Evaluasi.
Acara pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si., GRCE, yang menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam menjalankan amanah baru sesuai dengan Peraturan Pemerintah tentang Jabatan Struktural. Penyegaran Struktur Organisasi Berdasarkan Keputusan, beberapa pejabat yang dilantik bertugas memperkuat lini manajerial, antara lain: Kepala Bagian Tata Usaha (KTU): Bertanggung jawab atas pengelolaan administrasi, kepegawaian, dan urusan rumah tangga instansi guna mendukung kelancaran operasional. Ketua Tim Kerja (Katimker): Mengoordinasikan unit kerja khusus untuk memastikan target-target teknis tercapai secara kolaboratif. Ketua Tim Program dan Evaluasi: Fokus pada penyusunan perencanaan strategis serta pengawasan pelaporan hasil kerja guna memastikan setiap program berjalan sesuai jalur (on-track).
Dalam sambutannya, Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian menyampaikan bahwa rotasi dan promosi jabatan adalah hal yang relevan untuk mempertahankan kualitas pelayanan publik. “Pejabat yang baru dilantik harus segera melakukan adaptasi dan tidak berlama-lama dalam menyesuaikan diri di tempat tugas yang baru,” tegasnya mengutip arahan umum pelantikan pejabat administrator. Beliau juga mendorong para pejabat untuk menciptakan inovasi dan terobosan baru dalam sistem pelaporan dan evaluasi program agar lebih transparan dan akuntabel.
Pelantikan ditutup dengan penandatanganan berita acara sumpah jabatan dan pemberian ucapan selamat dari para undangan yang hadir dengan tetap memperhatikan protokol kedinasan yang berlaku.